Sunday, February 7, 2010

Pengguna Windows 7 Capai 6.000 Personal


VIVAnews -- Sejak diluncurkan November 2009-Februari 2010, pengguna Windows 7 telah mencapai kisaran 5000 hingga 6000 pada personal computer, laptop maupun net book di seluruh Indonesia. Capaian angka 6000 ini lebih tinggi dibandingkan dengan Windows Vista saat dilouncing hingga 4 bulan paska louncing.

"Rasio penjualan windows 7 dibandingkan dengan windows vista mencapai 200 persen. Jika dalam kurun waktu empat bulan paska louncing windows vista hanya sekitar 2000 pemakai, maka pada windows 7 ini pemakainya sudah mencapai 6000 penggunanya," ujar Lukman Susetio, Windows Group Produck Marketing Manager Microsoft, di Yogyakarta, Minggu, 7 Februari 2010

Menurut Lukman tingginya penjualan windows 7 ini karena masyarakat sudah jenuh dengan windows XP karena tehnologi sudah 10 tahun berjalan, sedangkan menggunakan windows vista banya keluhan terutama beberapa program tidak sesuai dengan windows vista, selain itu windows visata butuh speck computer yang jauh lebih tinggi.

"Windows 7 ini dengan memori 512 mega sudah dapat diopersionalkan, berbeda dengan windows vista yang minimal membutuhkan memori mencapai 2 giga. Di sisi lain, opersional system windows 7 ini sangat sederhana dan praktis," ujarnya

Lebih lanjut Lukman menyatakan meski windows 7 ini harganya diatas 2 juta, namun demikian dengan berbagai program yang ditawarkan oleh Microsof maka harga tidak akan semahal yang dipikirkan oleh konsumen. Bahkan ada program untuk penyedia jasa warung internet dan juga dibidang pendidikan yang diberikan harga khusus untuk soft ware windows 7 dengan kisaran Rp 250.000,

"Memang ketika kita membeli sebuah software windows 7 sangat malah namun jika membeli PC atau Laptop yang sudah terinstal windows 7 maka harga jatuhnya tidak akan mahal. Apalagi dengan menggunakan software yang original akan lebih terlindung dari virus," tuturnya

Microsoft sendiri tidak akan pernah turun langsung ke lapangan terkai sudah maraknya pembajakan windows 7 karena bukan kewenangan dari Microsoft. Petugas penegak hukum yang nantinya akan turun menangani pembajakan sotware.

"Kami selalu memberi edukasi keuntungan menggunakan software asli dibandingkan dengan produk palsu termasuk berbagai diskon maupun potongan harga membeli produk dari Microsoft akan menekan adanya pembajakan," tuturnya

Boss Baru SPC Hadir di Indonesia


VIVAnews - SPC Mobile, salah satu divisi dari PT Supertone, kembali menelurkan dua produk terbarunya ke pasar. Masih dengan kemasan Qwerty, Boss 3000 dan Boss 4000 hadir sebagai suksesor Boss 1000 dan 2000.

Jika pada produk sebelumnya, SPC Mobile bersikeras untuk menjalin kerja sama dengan operator selular sebagai penyedia layanan data, kali ini Raymond enggan ngotot.

“Kami tidak seperti vendor ponsel China lainnya yang mengandalkan bundling,” kata Raymond, General Manager SPC Mobile, saat merilis dua ponsel terbarunya di Jakarta, 5 Februari 2010. “Meski begitu, kami tetap yakin bisa bersaing karena produk kami lebih baik dibanding mereka,” kilahnya.

SPC Boss 3000 merupakan ponsel hybrid GSM dan CDMA. Dengan layar TFT QVGA 2,46 inci, ponsel memiliki kamera 1,3 megapiksel di bagian depan dan 2 megapiksel di belakangnya. Selain untuk chatting, browsing dan video call dengan konektivitas EDGE, ponsel juga memiliki fitur viewer untuk dokumen-dokumen Word dan Excel.

Seri Boss 4000, yang berfitur dual GSM dengan GPRS Class 12 serta EDGE memiliki layar 2,2 inci TFT QVGA. Sebuah kamera 2 megapiksel hadir di bagian belakang ponsel. Yang menarik, untuk navigasi, ponsel ini menggunakan trackpad, bukan trackball seperti pada Boss 3000.

Sayangnya, bila SPC Boss 4000 sudah dilepas di pasaran dengan harga Rp 950 ribu rupiah, SPC Boss 3000 baru akan hadir di pasaran sekitar satu minggu ke depan.