Wednesday, February 3, 2010

Google Garap Tablet Komputer Pesaing iPad


VIVAnews - Cuma sepekan setelah peluncuran iPad, rencana Google untuk berkompetisi dengan tablet komputer milik Apple itu, terungkap.

Dalam situs resmi Chromium.org, Glen Murphy, karyawan Google yang mengepalai proyek pengembangan desain antarmuka Google Chrome, memposting beberapa foto dan video konsep Google Tablet yang menjalankan sistem operasi Chrome.

Situs itu memajang foto-foto dan video yang dikatakan sebagai eksplorasi visual dari kemungkinan antar muka Chrome OS tablet, bakal ditampilkan, nantinya. Desain tablet Google terlihat tak beda jauh dengan tablet komputer lain. Namun ia lebih mirip dengan tablet Joo Joo daripada iPad.

Tablet besutan Google itu juga mendukung antarmuka multisentuh. Pengguna bisa membuka sebuah launcher, sebagai pintu masuk ke sebuah situs melalui mesin pencari, atau ke beberapa aplikasi lain seperti Gmail, Facebook, dan lain-lain.

Ia juga menyediakan papan kunci virtual dalam berbagai pilihan, baik ukuran setengah layar, ukuran yang lebih kecil, papan kunci dengan blok terpisah kanan-kiri, dan lain sebagainya.

"Walaupun fokus utama Chrome OS adalah berjalan di netbook, namun Chrome OS dapat dijalankan ke berbagai jenis perangkat. Masig-masing memiliki metode input, luas layar, serta kekuatan processing yang berbeda," ujar tulisan yang tertera di situs Chromium itu.

Bocoran Harga Microsoft Office 2010


Office 2010 belum juga resmi diperkenalkan ke pasaran. Namun kisaran harga jual dari aplikasi perkantoran teranyar Microsoft ini sudah lebih dulu beredar.

Secara umum, ada empat edisi Office 2010 yang akan ditawarkan ke pasar. Pertama, Office Home &; Student standar yang dibanderol US$ 149 untuk satu paket (pakai boks) dan US$ 119 untuk yang versi unduhan dan diaktivasi dengan key card.

Lalu ada edisi Home Office untuk pekerja dan UKM yang seharga US$ 279 versi boks, US$ 199 dengan key card.

Versi kelas atas dari Office 2010 adalah edisi profesional yang dilengkapi dengan sejumlah tools untuk kalangan korporat dan dipatok US$ 499 boks dan US$ 349 key card.

Sementara untuk versi paling hemat adalah Office Professional Academic untuk pelajar dan pengajar, yang harganya bisa sampai US$ 99. Demikian detikINET kutip dari Information Week, Senin (1/2/2010).

Ingin langsung membeli? Sabar dulu, sebab Office 2010 secara resmi baru akan diperkenalkan Microsoft paling cepat pertengahan tahun atau selambat-lambatnya akhir tahun nanti.

Selain itu, biasanya Microsoft juga membedakan harga aplikasinya berdasarkan status negara. Artinya, harga yang dipatok di negara maju tidak sama dengan yang dibanderol di negara berkemban

Tuesday, February 2, 2010

9 Alasan Apple Tablet Bakal Jadi Hits


Apple Tablet kabarnya segera dirilis. Produk teranyar dengan kemungkinan nama iSlate atau iPad ini diproyeksi akan langsung meledak di pasaran dengan sembilan alasan. Apa saja?

Seperti detikINET kutip dari situs Blogsdna, Rabu (27/1/2010), berikut adalah alasan mengapa Apple Tablet rancangan Steve Jobs cs ini diyakini bisa langsung jadi hits.

1. Display OLED
Tampilannya yang halus akan memikat semua yang melihatnya. Bahkan layar Apple Tablet ini dikabarkan mampu menampilkan video berkualitas HD (high definition).

2. E-book Reader
Dari pada membeli sebuah e-book reader, pengguna akan lebih nyaman bila memiliki e-book reader 'plus-plus' ini. Apple pun berpotensi melahap pasar e-book reader.

3. Konektivitas
Apple Tablet bakal didukung oleh koneksi Wifi dan jaringan 3G. Kemungkinan perangkat ini bakal jadi pilihan alternatif pengguna netbook.

4. Kamera
Beredar kabar perangkat ini bakal memiliki kamera dengan dua sisi, yang tentunya sangat nyaman jika digunakan untuk aplikasi iChat.

5. Multi-Touch
Fitur multi-touch bakal melengkapi Apple Tablet. Sepertinya bakalan asyik untuk browsing iTunes dengan fitur ini. Sangat atraktif.

6. Multi-Tasking
Fitur ini juga berpotensi merebut pasaran netbook fitur. Dengan ukuran tipisnya, performa Apple Tablet kabarnya malah lebih mumpuni dibanding komputer jinjing biasa.

7. Ketahanan baterai
Konon Apple telah membenamkan baterai berkualitas yang dapat menyaingi kinerja rata-rata ketahanan netbook saat ini. Perangkat ini kabarnya mampu bertahan dua jam untuk menjalankan sebuah game atau film HD.

8. Aplikasi
Seperti dilaporkan sebelumnya, perangkat ini dapat juga menjalankan bermacam aplikasi yang dijual di AppStore, layaknya sebuah iPod Touch raksasa. Mungkin bila ada tuntutan pasar, AppStore akan menyediakan aplikasi khusus untuk Apple Tablet.

9. Harga
Hingga kini belum ada kepastian soal harga. Namun berdasarkan tulisan dari Techblog, perangkat ini katanya bakal dijual seharga US$ 1.000 atau berkisar Rp 9 jut

Router Ruang Angkasa Cisco Berhasil Mengorbit


JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi Internet Routing in Space (IRIS) dari Cisco tidak hanya sukses diluncurkan dengan satelit Intelsat IS-14 pada 23 November 2009, namun juga berhasil mengorbit dengan baik dan digunakan di ruang angkasa dalam rangka uji coba kapabilitas jaringan. Pencapaian ini merupakan pemakaian router Internet Protocol (IP) di satelit GEO komersial untuk yang pertama kalinya.

"Pencapaian ini merupakan langkah selanjutnya dari strategi kami untuk memperluas jaringan tanpa batas ke ruang angkasa dan mendefiniskan ulang bagaimana satelit dapat mendukung komunikasi," kata Steven Boutelle, Vice President, Cisco Global Government Solutions Group dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

IRIS merupakan program pengembangan router IP yang tahan radiasi untuk digunakan di satelit dan pesawat ruang angkasa lainnya. IRIS menawarkan beberapa kelebihan dibanding dengan teknologi satelit konvensional. IRIS dapat menyalurkan data ke lebih dari satu penerima secara langsung, tanpa harus melalui beberapa hop teleport sehingga dapat mengurangi keterlambatan pengiriman data serta meningkatkan penggunaan transponder. Piranti lunak yang terdapat pada router Cisco serta modem onboard dapat di-upgrade ketika berada di orbit, sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas dan kecepatan pengembalian investasi.

Dengan memanfaatkan kemampuan IRIS, pengguna akan mendapatkan pengalaman jaringan mobile yang sebenarnya. Kemampuan yang diusung IRIS akan mendukung layanan jaringan untuk komunikasi suara, video, dan data, selain itu juga membantu instansi pemerintah, militer serta pihak terkait lainnya untuk dapat berkomunikasi satu sama lain menggunakan Internet Protocol dan perangkat yang telah ada.

Program IRIS merupakan bagian dari Department of Defense Joint Capability Technology Demonstration (JCTD) yang dikelola oleh Cisco dan Intelsat General Corp. IRIS akan mulai ditawarkan secara komersial setelah tiga bulan berakhirnya JCTD pada bulan April 2010.

ATi dan Nvidia Akur di Motherboard MSI


Pengguna PC, terutama pengguna awam yang ingin merakit PC untuk bermain game sering dipusingkan dengan pertanyaan klasik ini. Pilih GeForce milik Nvidia, atau Radeon dari AMD?

Di sisi lain, motherboard yang mendukung multi GPU baik GPU Nvidia ataupun GPU AMD juga banyak beredar. Tetapi adakah motherboard yang mendukung kombinasi GeForce dan Radeon sekaligus? Ternyata ada.

Micro-Star International (MSI) telah menghadirkan motherboard yang mendukung VGA GeForce dan Radeon sekaligus dalam satu waktu.

Namanya adalah Big Bang Fuzion. Motherboard berbasis chipseti Intel P55 ini dilengkapi chip Hydra Engine dari Lucid yang memungkinkan penggunaan kartu grafis Nvidia dan ATI secara bersamaan. VGA yang terpasang bisa saling membantu baik dalam modus dua atau tiga kartu grafis.

Dengan soket LGA1366, motherboard mendukung prosesor Core i3, i5, ataupun i7. Adapun untuk memorinya, motherboard tersebut mendukung dual channel DDR3 1066, 1333, sampai 2300 lewat overclock.

Alfa Artha Andhaya, distributor produk MSI di Indonesia sudah mulai memasarkan produk ini di pasaran. Harganya berada di kisaran harga 405 dolar AS. Garansi 3 tahun disediakan bagi pengguna motherboard tersebut.

Chrome Curi Pengguna IE dan Firefox


VIVAnews - Google Chrome meraih peningkatan pangsa pasar browser di Januari 2010 ini. Sebagai imbasnya, Microsoft Internet Explorer dan kompetitor terbesarnya, Mozilla Firefox kecolongan.

Menurut data yang dipublikasikan NetApplications, sampai akhir Januari, Chrome yang baru-baru ini merebut posisi ketiga sebagai browser yang paling banyak dipakai pengguna internet dunia dari Apple Safari memiliki 5,2 persen pasar.

Pangsa pasar yang dimiliki Google Chrome naik 0,6 persen dibanding bulan sebelumnya.

Peningkatan tersebut, meski sedikit di bawah raihan mereka di Desember lalu, merupakan peningkatan kedua terbesar sejak Google meluncurkan browser itu pada September 2008. Adapun sejak Juli 2009, market share Chrome telah berlipat ganda.

Di sisi lain, IE turun 0,51 persen dan kini hanya memiliki pangsa pasar 62,2 persen. Rekor terendah browser Microsoft. Jika trennya tidak berubah, pangsa pasar IE akan berada di bawah 50 persen pada April 2011 mendatang.

Nasib serupa dialami Firefox yang mengalami penurunan persentase jumlah pengguna pada Januari lalu. Dengan demikian, sudah dua bulan berturut-turut Firefox mengalami penurunan. Akhir Januari 2010, Firefox mengalami penurunan 0,2 persen pangsa pasar menjadi 24,4 persen.

Menurut NetApplications, seperti VIVAnews kutip 2 Februari 2010, Firefox masih belum mampu menembus angka 25 persen sejak terakhir kali nyaris meraih pangsa pasar tersebut di November 2009. Sejak itu pertumbuhan Firefox malah menurun.

NetApplication sendiri mengukur penggunaan browser dengan mengumpulkan data dari komputer yang mengunjungi 40 juta situs yang ia monitor untuk klien mereka. Laporan lengkap NetApplication sendiri dapat Anda simak di sini.

Monday, February 1, 2010

Ponsel Nokia 'Minum' Coca Cola


VIVAnews - Setiap pemilik ponsel yang sedang berada di luar ruangan pasti akan kelimpungan bila ponselnya mati karena kehabisan baterai. Namun, itu tidak berlaku bagi Daizi Zheng, seorang desainer produk asal China.

Zheng tak perlu repot mencari cafe yang menyediakan colokan listrik. Ia hanya perlu mencari warung di pinggir jalan, membeli sebotol Coca Cola atau minuman soda manis lainnya, lalu 'meminumkannya' ke ponsel miliknya.

Sebab, ketika kehabisan tenaga, ponsel Zheng tak membutuhkan asupan listrik, melainkan soda manis.

"Sepanjang riset yang saya lakukan, baterai ponsel yang ada selama ini terlalu mahal, memboroskan sumber daya alam dalam proses manufakturnya, serta potensial bermasalah dan membahayakan lingkungan," kata Zheng seperti dikutip dari situs Mashable

Dengan menggunakan baterai bio itu pengguna menggantikan baterai tradisional yang selama ini mencemari lingkungan.

Baterai bio itu sangat ramah lingkungan karena membangkitkan listrik dari karbohidrat (terutama gula) dan menggunakan karbohidrat itu sebagai katalis. Selama menyuplai energi kepada ponsel, ia akan terurai menjadi osigen dan air.

Ponsel konsep bertenaga minuman soda

Hasilnya tak mengecewakan, ponsel Zheng bisa beroperasi tiga hingga empat kali lebih lama ketimbang baterai ponsel Lithium-Ion biasa. Tapi, ponsel ini masih belum dijual secara luas, karena masih merupakan ponsel konseptual yang ia rancang untuk Nokia.

Bila nantinya ponsel ini bakal benar-benar terwujud, ponsel ini tak hanya sekadar ramah lingkungan, namun sangat tepat digunakan di ruangan terbuka. Bila sang pemilik ponsel sedang kepanasan dan kehausan, teguk saja sedikit Coca Cola yang masih tersisa di ponsel ini.